by

Dihakimi Hingga Tewas, Berikut Klarifikasi Keluarga Terduga Pelaku Pencurian Kerbau

Spread the love

KAMPA (DZ) Maraknya aksi maling hewan ternak membuat masyarakat resah dan khawatir,  kali ini terjadi pada Jamal (30) warga Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampa. Kerbau miliknya hilang pada Rabu (29/8) sekira pukul 22.00WIB di dalam kandang.

Naasnya pelaku yang bernama Nasril (40) warga Desa Penyasawan,  Kecamatan Kampar bersama rekannya (DPO) tertangkap tangan saat memasuk kerbau ke dalam mobil Grand Max. Lalu pelaku Nasril di hajar massa hingga tewas di tempat,  sedangkan satu pelaku lainnya berhasil kabur.  Tidak hanya itu mobil mereka ikut jadi sasaran warga dan di bakar.

Dari keterangan yang berhasil derapzone.com dapatkan dari pihak keluarga menjelaskan bahwa Terduga pelaku Nasril hanya bersifat membantu menjemput hewan ternak tersebut.

“ia hanya menjemput, kemungkinan ia tidak tahu menahu masalah status hewan ternak yang ia bawa tersebut” ungkap pihak keluarga yang ia tidak ingin namanya di publikasikan tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dalam bulan ini, mobil pick up yang ia bawa tidak begitu sering di rental orang, sedangkan tunggakan kredit mobil mendesak.

“Sehari-hari Nasril merentalkan Mobilnya untuk sewa antar jemput barang, antar jemput tenda, namun karena orderan sewa mobil tersebut menurun, Nasril memutar otak untuk mencari uang kredit mobil tersebut, jadi kemungkinan ia mengambil pekerjaan tersebut memang lagi butuh dan tidak berifikir panjang bahwa Hewan yang di angkut tersebut curian atau biasa saja” terangnya lagi.

Terakhir dalam kesempatan tersebut pihak keluarga korban juga meminta maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang telah dilakukan oleh Nasril.

“kami yakin, Nasril kemungkinan hanya di peralat, soalnya ia dalam penggereban tidak tahu menahu ketika di introgasi warga, namun dengan semakin banyak desakan sehingga membuat Nasril hilang akal sehingga mencoba lari seperti yang dilakukan Terduga pelaku lainnya,  walaupun begitu kami meminta maaf atas segala kesalahan dan kehilafan yang pernah dilakukan Nasril semasa hidup tutupnya

Sebelumnya dalam rilis Kepolisian Daerah Kabupaten Kampar menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula Rabu (29/8)pukul 22.00 wib Korban Jamal memberitahukan kepada saksi Zainal (25) bahwa dia kehilangan Kerbau,  kemudian korban bersama warga mencari keberadaan kerbau tersebut  dan di dapat informasi dari warga bahwa kerbau curian sering ada di lihat warga di Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar tepatnya di Seputran.Pt.Indojaya Agrinusa (Pt.Ayam).

Kemudian korban bersama warga menuju ke lokasi tersebut dan Kamis (30/8)  pukul 01.00 wib terus dilakukan pencarian dan dan telusuri dan ditemukan kerbau yang hilang tersebut sudah terikat di pohon.

Korban  dan warga tidak langsung membawa kerbau,  namun mereka menunggu siapa yang mencuri kerbau  tersebut dan mereka bersembunyi di lokasi. Tidak lama kemudian datang mobil Grand Max warna Hitam BM.8403 DJ yang akan mengangkut kerbau curian tersebut.

Karena sudah di ketahui kerbau curian tersebut akan di bawa oleh mobil Grand Max warna Hitam BM.8403 DJ Korban dan warga langsung keluar dari persembunyian dan mengepung mobil tersebut dan Korban menanyakan kepada pemilik mobil yang mengaku bernama Nasril. Namun 1 orang pelaku berhasik melarikan diri.

Kemudian Pelaku diintrogasi oleh warga pada saat di introgasi tersebut pelaku melarikan diri dan di kejar oleh massa. Namun naas Pelaku Nasril kembali di tangkap dan langsung di hakimi oleh massa dan meninggal Dunia di Tempat kejadian dan massa juga membakar Mobil yang di bawa oleh Pelaku.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kapolsek Kampar AKP Ridwanto, ” Setelah mendapat laporan tersebut  Kanit Reskrim bersama anggotanya langsung ke TKP dan langsung. membawa Pelaku yang Sudah meninggal ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses lebih lanjut, ” jelasnya. (DZ/j)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed