by

LAK Dukung Usaha Pemprov Riau Tertibkan Kebun Sawit Ilegal

Spread the love

PEKANBARU (DZ)- Adanya usaha pemerintah provinsi Riau untuk menertibkan perusahaan perkebunan yang mengelola lahan di luar Izin, mendapat dukungan dari masyarakat adat. salah satunya lembaga Adat Kampar (LAK). Ketua LAK Hai Syartuni Dt Paduko Majo kepada Derapzone menyatakan, pihaknya memberikan dukungan kepada pemerintah propinsi Riau untuk segera menertibkan semua perusahaan perkebunan yang sudah melanggar izin.

“karena banyak dari hutan tanah ulayat hutan lindung bahkan lahan milik masyarakat yang dikelola diam diam oleh perusahaan nakal tersebut merupakan, ” Ujarnya di Pekanbaru, Senin (2/9/2019).

Dijelaskan Syartuni, berdasarkan data dari hasil Pansus DPRD Riau beberapa waktu yang lalu, bahwa sekitar 1, 8 juta kebun yang ada di Riau saat ini dikelola tanpa izin. Pihak Adat Kampar menyetujui ini karena sebagian dari lahan tersebut ada di wilayah Kabupaten Kampar, tentunya akan merugikan Kampar sendiri.

Selain itu, pihaknya sudah menanyakan langsung ke pemerintah provinsi bahwa yang ditertibkan adalah Lahan miliki perusahaan yang memang tak ada izin. Bukan lahan milik masyarakat secara pribadi. “Jadi masyarakat anak kemenakan tidak perlu risau kalau kebun mereka juga ditertibkan,” Ujarnya.

Karena pihaknya mendapat laporan dari anak kemenakan bahwa pemrov Riau akan mengambil kebun darat. “Tidak perlu khawatir dan jangan mendengar kan pihak pihak yang ingin mengadu domba,” Ujar Dt Paduko Majo ini.

Dari pemberitaan sebelumnya, disebutkan bahwa pansus Monitoring Perizinan DPRD Riau melansir saat ini terdapat 513 perusahaan perkebunan sawit di Riau menyalahi izin.

ketua Pansus Monitoring Perizinan, DPRD Riau, Suhardiman Ambi kepada awak media beberapa waktu yang lalu menjelaskan, seluruh perusahaan perkebunan sawit tersebut, dalam praktiknya di lapangan, luasan kebunnya tak sesuai dengan izin yang diberikan pemerintah. maka fakta di lapangan secara diam-diam perusahaan memperluas lagi hingga mencapai 30 ribu ha. Sehingga ada 10 ribu ha perkebunan seakan-akan memiliki izin. (Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed