Spread the love
Kepala Dinas LHK Riau DR Maknun Murod menyerahkan bibit tanaman kepada ketua U Forty RIau Pahrurozzi Ucy Gadong di Tahura SSH SIak beberapa waktu yang lalu.
Foto: Humas U Forty

Pekanbaru (www.derapzone.com): Menjadi pendaki gunung tidak akan terhenti karena usia yang sudah menua, malah semakin tua seorang pendaki malah semakin matang dan kreatif dalam memberikan baktinya pada alam dan lingkungan. Inilah yang dilakukan sekelompok pendaki gunung lawas yang menamakan diri mereka dengan komunitas U-Forty. Para pendaki yang sudah berumur 40 tahun ke atas ini membentuk komunitas, tidak hanya untuk mengenang manisnya sensasi menaklukkan puncak gunung namun juga menyusun program bagaimana mereka bisa memberikan kontribusi pada daerah.

“Inilah yang ingin kita lakukan, bagaimana para pendaki lawas ini juga bisa membantu daerah dengan bidang mereka saat ini “ ujar Ketua Komunitas U-Forty Pahrurrozi alias Ucy Gadong  kepada media www.derapzone.com di Pekanbaru (14 Agutus 2010)

Didampingi sekretaris U-Forty Vivie Rosanti, Pahrurrozi  menjelaskan, komunitas ini sudah ada sejak enam tahun yang lalu, namun hanya sebatas di media social saja. Mereka membentuk grup di media social dengan tujuan untuk membangun silaturahmi antara para pendaki ini. Karena mereka merupakan anggota Mapala dari kampus berbeda namun sama-sama aktif pendakian. Namun seiring waktu tidak pernah berjumpa, dan media social inilah yang menyatukan.

Namun dua tahun yang lalu mereka sepakat untuk membentuknya menjadi komunitas yang memang punya program nyata. Maka terbentuklah organisasi Korwil Riau. Dan pengukuhan pertama dilaksanakan di kawasan Tanaman Hutan Rakyat (Tahura) Sulthan Syarif Hasyim di Siak, pada Sabtu 8 Agustus 2020 yang lalu. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Kepala dinas lingkungan Hidup dan kehutanan (LHK)  Riau DR Makmun Murod, dan juga dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengolahan Hutan  (KPH) SSH  Tahura Ir Setyo Widodo dan seluruh pejabat eselon III dan IV LHK Pemrov Riau. Makmun Murod sendiri menjadi anggota kehormatan U_forty.  Dalam acara pengukuhan juga dilaksanakan penanaman pohon di Tahura tersebut.

 

komunitas U_Forty merupakan komunitas pendaki lawas di Tahura SSH beberapa waktu yang lalu.
Foto: Humas U-Forty

Menurutnya, ada tiga program komunitas ini, pertama ajang silaturahmi bagi para pendaki lawas ini, dan sudah dilaksanakan selama enam tahun. Kedua membantu pemerintah salah satunya mempromosikan wisata alam di Riau. Selama ini masyarakat tahunya jika ingin mendaki  atau camping maka tujuannya adalah Sumatra Barat atau daerah lain. “ Padahal di Riau sendiri banyak daerah yang bisa dijadikan lokasi Camping atau bahkan mendaki. Karena di Riau juga ada dataran tinggi seperti Suligi Hill di Rohul, Gunung jadi di Kampar Kiri atau Batu Tilam di Kampar. Lokasi-lokasi ini juga menarik untuk dikunjungi pendaki. Inilah yang ingin kita lakukan untuk promosikan hal ini “ ujarnya.

Sedangkan program ketiga, membina para pendaki yang sedang aktif sekarang. Rencananya kedepan, komunitas ini akan melakukan silaturahmi dan melakukan pembinaan. “Kita akan bentuk semacam forum komunikasi antara mereka dan memberikan mereka pembinaan dan masukan sehingga banyak hal yang bisa dilakukan bersama “ ujarnya.

Dan tentu saja komunitas ini akan melakukan kegiatan kemping atau mendaki ke wisata alam di Riau, tentu saja disesuaikan dengan kondisi para pendaki lawas ini. Pahrurozzi juga mengimbau bagi para pendaki lawas yang ada di Riau untuk bergabung dengan komunitas ini. (rdh)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed